Kegiatan Sosialisasi FINSCOIN di The Westin, Surabaya (24/02/2022)

MEDIA STARTUP, JAKARTA – Pandemi Covid-19 memiliki dampak besar pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Akibatnya kunjungan wisatawan internasional turun sebanyak 78% atau setara dengan 850 juta – 1.1 miliar, serta banyaknya UMKM yang gulung tikar. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) terus berupaya untuk mengembangkan ekosistem UMKM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) di Indonesia dari hulu hingga hilir. Salah satu yang tengah didorong yaitu akses pendanaan berbasis teknologi informasi. Melihat perkembangan Securities Crowdfunding (SCF) yang begitu pesat, Kemenparekraf / Baparekraf melakukan sosialisasi pembiayaan Fintech Securities Crowdfunding (FinsCoin) pada Jumat, 25 Februari 2022 di The Westin Surabaya. 

Kegiatan sosialisasi FinsCoin bertujuan untuk memberikan edukasi serta meningkatkan pemahaman bagi pelaku UMKM Parekraf dalam mengakses pembiayaan layanan Urun Dana berbasis teknologi informasi. Kegiatan ini dihadiri oleh Fadjar Hutomo (Deputi Bidang Industri dan Investasi), Hanifah Makarim (Direktur Akses Pembiayaan), Wiwiek Widayati (Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kota Surabaya), Heinrich Vincent (Founder dan CEO @bizhare.id) dan Agung Wibowo (Founder dan CEO FundEx). 

Kemenparekraf bersama Founder bizhare.id dan Founder FundEx. (2022)

“Kami mendorong pelaku UMKM Parekraf bisa lebih optimal mengakses model pembiayaan ini demi memasarkan produk kreatifnya. Akses pembiayaan model ini akan membantu lebih banyak UMKM dapat berkembang meski di masa pandemi. Jika banyak UMKM berkembang nantinya akan memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia”, Ujar Fadjar Hutomo.  

Kegiatan ini juga dihadiri oleh para peserta yang telah ditentukan yaitu pelaku usaha sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, dengan kriteria memiliki badan usaha atau badan hukum yang berencana untuk memperluas pasar mereka terhadap produk yang mereka jual, dan membutuhkan akses pembiayaan Securities Crowdfunding (SCF) berbasis finansial teknologi.

Foto Bersama Seluruh Peserta Kegiatan Sosialisasi FINSCOIN. (2022)

Berdasarkan data OJK per 31 Desember 2021, total penghimpunan dana melalui Securities Crowdfunding telah mencapai Rp 412 miliar atau meningkat sebesar 115,48% dibandingkan tahun 2020 yang mencapai Rp 191,2 miliar. Begitu pula dengan jumlah pemodal pada tahun 2020 sebanyak 22.341 meningkat sebesar 319,56% menjadi 93.733 di tahun 2021.

Di sisi lain, meski UMKM memiliki peran signifikan dalam pencapaian perekonomian namun masih banyak permasalahan yang dihadapi. 

“Salah satu masalah yang dihadapi UMKM Parekraf yaitu masih banyak UMKM yang tidak visible dan bankable. Sehingga banyak dari mereka tidak dapat mengajukan pembiayaan ke perbankan. Melalui platform Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi ini mereka dapat terbantu. Tentu saja Platform SCF yang telah berizin dari OJK”, ungkap Hanifah Makarim. 

Kemenparekraf menilai FinsCoin dapat menjadi alternatif dalam hal sumber pendanaan yang dapat dilakukan secara cepat, mudah dan murah bagi kalangan generasi muda dan UMKM. Melalui kegiatan ini, Kemenparekraf berharap para pelaku UMKM Parekraf dapat memanfaatkan pendanaan untuk memajukan bisnis dan pemasukan mereka.

Nabilah Larazati – Mediastartup | Inovasi & Enrepeneurship