2nd Korea-ASEAN Business Model Competition 2021 kembali dibuka

0
18

Jakarta, 31 Agustus 2021 – Sebagai upaya mendukung program Sustainable Development Goals (SDGs), Pemerintah Korea Selatan melalui Ministry of SMEs and Startups Republic of Korea (MSS) bersama dengan Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia (KUKM) kembali mengadakan Korea – ASEAN Business Model Competition yang kedua dengan tema “2nd KOREA – ASEAN Business Model Competition 2021 on Digital Economy for SDGs”. Adapun tujuan diadakannya kompetisi tersebut untuk mendukung Startup baik yang berada di Korea dan negara anggota ASEAN untuk memperluas usaha dan serta berkontribusi untuk menyebarluaskan program SDGs pada usaha mereka. Selain itu, tujuan lain diadakannya kembali kompetisi ini adalah memberikan peluang untuk meningkatkan bisnis dan jaringan investor pada perusahaan yang bergerak di sector Digital Economy yang mendukung program 17 SDGs, baik itu di Indonesia, Korea, maupun negara ASEAN lainnya.

Pendaftaran kompetisi akan dimulai pada tanggal 1 hingga 30 September 2021 mendatang dengan menargetkan 200 peserta (perusahaan) di wilayah ASEAN dan Korea serta diharuskan memenuhi beberapa persyaratan yakni perusahaan yang terdaftar secara hukum dan telah berdiri selama maksimal 5 tahun. Seperti tahun sebelumnya, peserta akan melewati tiga tahap proses seleksi yaitu document screening dimana penyelenggara akan melakukan seleksi kontestan ke dalam maksimal 30 peserta yang dinilai memiliki potensi bisnis dan menjalankan program SDGs dengan baik. Selanjutnya, maksimal 30 peserta akan diseleksi kembali menjadi 10 besar dengan online system yang mana 10 besar terpilih akan mendapatkan kesempatan mentoring session. Kemudian seleksi terakhir yang akan dilewati peserta adalah tahap evaluasi bisnis yang dilakukan oleh para juri pada DEMODAY, yaitu puncak acara penilaian melaui pitching Business Model oleh 10 Peserta terpilih dan penentuan pemenang.

Berbagai keuntungan akan diperoleh bagi mereka yang memiliki bisnis model terbaik yakni uang tunai sebesar USD 3.000 untuk pemenang pertama, USD 1.500 untuk pemenang kedua dan bagi pemenang ketiga akan mendapatkan hadiah sebesar USD 1.000. Selain itu, hadiah sebesar USD 500 juga akan diberikan bagi mereka yang berhasil mendapatkan special category Digital Ecomony dan SDGs pada kompetisi tersebut. Nantinya, mereka yang terpilih dalam 10 besar akan mendapatkan keuntungan lain berupa sertifikat dari Kementerian Koperasi dan UMKM RI, kesempatan menggunakan co-working space di Green Business Center (GBC) dan Shinhan Future’s Lab (SHL) serta jaringan modal usaha.

Sesuai dengan tema, kompetisi ini diharapakan dapat memberikan inovasi baru pada ekonomi digital yang berpengaruh pada program SDGs dan menjadi motivasi bagi mereka yang baru memulai bisnis, khususnya di bidang Ekonomi Digital.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kompetisi, dapat mengunjungi https://linktr.ee/rokasean.bmc2021 atau menghubungi Sdr. Diah (+62-082210352130 /email : rokasean.bmc2021@gmail.com).